Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
twitter
youtube
instagram
BPM
Call Support 081397167001
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • BERANDA
  • TENTANG
    • Profil BPMID
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan Organisasi
    • Program Kerja BPMID
  • BERITA KEGIATAN
  • PUSAT
    • PPMI
      • SPMI
      • AMI
    • PPMEI
  • LAYANAN DAN INFORMASI
    • ARSIP
      • ARSIP DIGITAL
        • ARSIP BPMID
        • Artikel
      • BEST PRACTICE
      • Laporan Hasil Survey
    • Aplikasi
      • SPMI UMA
      • OPAC
      • SWAMP-D
      • ACADEMIC ONLINE CAMPUS (AOC)
      • PERPUSTAKAAN UMA
      • REPOSITORI
    • HELP DESK
  • KERJASAMA

Pemanfaatan Citra Satelit dan DEM untuk Pemetaan Struktur Tektonik Aktif

Posted on 30/06/202530/06/2025 by redha
0

Abstrak

Pemetaan struktur tektonik aktif sangat penting dalam memahami dinamika geologi dan mitigasi bencana alam seperti gempa bumi dan tanah longsor. Citra satelit dan model elevasi digital (Digital Elevation Model/DEM) kini menjadi alat penting dalam identifikasi morfologi dan jejak permukaan struktur tektonik secara efisien dan luas. Artikel ini membahas metode dan pendekatan pemanfaatan data penginderaan jauh dan DEM dalam mendeteksi sesar, kelurusan morfologi, dan zona deformasi, serta memberikan studi kasus penerapan di wilayah tektonik aktif di Indonesia.


Pendahuluan

Struktur tektonik aktif, seperti sesar dan lipatan, merupakan hasil dari pergerakan lempeng tektonik yang masih berlangsung hingga saat ini. Keberadaan dan dinamika struktur ini menjadi penentu dalam potensi gempa bumi serta perubahan bentuk permukaan bumi. Pendekatan pemetaan konvensional sering terkendala oleh cakupan wilayah terbatas dan kebutuhan biaya tinggi. Oleh karena itu, pemanfaatan citra satelit dan DEM menjadi solusi modern yang efektif untuk pemetaan regional struktur tektonik aktif.


Landasan Teoritis

1. Citra Satelit

Citra satelit seperti Landsat, Sentinel-2, dan ALOS PALSAR menyediakan informasi visual dan spektral yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kelurusan morfologi, anomali vegetasi, serta perbedaan spektral akibat aktivitas tektonik.

2. Digital Elevation Model (DEM)

DEM menggambarkan relief permukaan bumi secara digital. Analisis kemiringan lereng, arah aliran (flow direction), indeks kelurusan (lineament density), dan profil topografi digunakan untuk mendeteksi struktur permukaan yang berkaitan dengan sesar aktif.


Metodologi

1. Akuisisi Data

  • Citra Satelit: Sentinel-2 (10 m), ALOS PALSAR (12.5 m), Landsat 8 (30 m).
  • DEM: SRTM (30 m), ASTER GDEM (30 m), atau DEMNAS (Indonesia).

2. Pra-pemrosesan

  • Koreksi atmosfer dan geometrik pada citra.
  • Re-proyeksi dan pemotongan wilayah studi (clipping).
  • Penghalusan (filtering) dan penajaman citra untuk analisis kelurusan.

3. Analisis Kelurusan (Lineament Extraction)

  • Teknik edge detection (Sobel, Canny) pada citra dan hillshade DEM.
  • Identifikasi kelurusan morfologi yang sejajar atau tegak lurus dengan sesar utama.
  • Analisis densitas kelurusan dalam SIG untuk mengidentifikasi zona deformasi.

4. Validasi

  • Overlay dengan data sesar aktif dari PVMBG.
  • Bandingkan hasil dengan data gempa dari BMKG.

Studi Kasus: Sesar Lembang, Jawa Barat

  • Citra Sentinel-2 dan DEM SRTM digunakan untuk mendeteksi pola kelurusan sejajar arah barat–timur.
  • Analisis slope dan relief menunjukkan perubahan morfologi signifikan di sepanjang jalur sesar.
  • Hasil overlay dengan data seismik lokal menunjukkan korelasi antara kelurusan dan sebaran episenter gempa.

Manfaat Penggunaan Citra Satelit dan DEM

AspekManfaat Utama
Cakupan wilayah luasMendeteksi struktur regional secara menyeluruh
Deteksi morfologi halusMendeteksi uplift, subsidensi, dan kelurusan tidak kasat mata
Efisiensi waktu dan biayaMempercepat proses pemetaan awal sebelum survei lapangan
Dukungan untuk pemodelan 3DMenjadi dasar dalam pembuatan model geologi spasial

Tantangan dan Solusi

TantanganSolusi
Resolusi data terbatas di wilayah tropisGunakan radar aktif seperti ALOS PALSAR atau LiDAR
Vegetasi menutupi jejak strukturManfaatkan indeks NDVI atau citra radar
Validasi lapangan masih diperlukanKolaborasi dengan survei geofisika dan geologi

Tags: artikel, bpmid, uma, uma terbaik

INSTAGRAM

I9 Form

PETA LOKASI

Berita Terbaru
UMA Gelar Rapat Koordinasi Pengisian IKU PTS 2026 dan Pelaporan Dampak Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan
...
Delegasi Universiti Kuala Lumpur Kunjungi Laboratorium Teknik Elektro UMA, Perkuat Kerja Sama Internasional
...
Seleksi Magang Jepang Batch 4 dan 5 Resmi Digelar, UMA Siapkan Talenta Global dari Sumatera Utara
...
Rektor UMA Tetapkan Pejabat Sementara Wakil Rektor Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran
...
Prestasi Internasional, UMA Peringkat #1 PTS Sumatera Utara di QS Asia University Rankings 2026
...
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994
[email protected]

  • 1,623
  • 994
  • 11,486
  • 24,722
  • 643,319
  • 316,274
  • 324
© 2026 BPM - Universitas Medan Area | Inovatif, Profesional dan Berkepribadian