Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Medan Area (UMA) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Promosi Program Penyetaraan Ijazah Sarjana, yang dilaksanakan di Conference Room Hj. Siti Mariani Harahap, Gedung Perpustakaan Lantai 3 UMA.
Kegiatan ini mengangkat tema “Promosi dan Penjajakan Kerjasama antara FAI UMA dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Medan”, sebagai bentuk komitmen dalam memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat kualitas pendidikan tinggi Islam di Sumatera Utara.
Acara berlangsung meriah dengan dihadiri oleh perwakilan dari LIPIA Medan, di antaranya Humas LIPIA Medan, Ustadz Hadi Almunawwar, Lc, serta para calon mahasiswa yang antusias mengikuti kegiatan sosialisasi.
Turut hadir Rektor Universitas Medan Area yang diwakili oleh Wakil Rektor II Bidang Mutu, Sumber Daya Manusia, dan Perekonomian, Dr. Dedi Sahputra, S.Sos., M.A, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Hadir pula Dekan Fakultas Agama Islam UMA, Dr. Abdul Haris, S.Ag., M.Si, bersama jajaran dosen FAI UMA yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Dr. Dedi Sahputra, S.Sos., M.A, menyampaikan bahwa program Penyetaraan Ijazah Sarjana yang dijajaki bersama LIPIA Medan ini dirancang secara khusus untuk memberikan kesempatan bagi lulusan lembaga pendidikan luar negeri, pesantren, akademi, maupun institusi non-gelar agar memperoleh pengakuan yang setara dengan gelar Sarjana (S1) sesuai dengan ketentuan dalam sistem pendidikan nasional Indonesia.
“Program ini membuka ruang lebih luas bagi para lulusan lembaga Islam untuk mendapatkan pengakuan akademik yang sah, tanpa mengurangi nilai keilmuan yang telah mereka tempuh,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMA, Dr. Abdul Haris, S.Ag., M.Si, menegaskan pentingnya bagi calon mahasiswa untuk memilih perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang keislaman, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mampu mencetak lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan zaman.
“FAI UMA hadir untuk menjawab kebutuhan zaman. Kami berkomitmen memberikan pendidikan agama Islam yang komprehensif sekaligus membekali mahasiswa dengan kompetensi global. Kerjasama dengan LIPIA Medan ini menjadi langkah konkret menuju pendidikan Islam yang berdaya saing internasional,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Hadi Almunawwar, Lc, selaku perwakilan dari LIPIA Medan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif yang digagas oleh FAI UMA. Beliau menegaskan bahwa LIPIA Medan siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kerja sama tersebut, serta telah mengirimkan Memorandum of Agreement (MoA) ke Yayasan Arab Saudi yang menaungi LIPIA sebagai tindak lanjut konkret dari inisiatif ini.

Acara kemudian berlanjut dengan sesi tanya jawab interaktif serta pendaftaran mahasiswa baru secara langsung, yang disambut dengan antusias oleh para peserta.
Melalui kolaborasi strategis ini, Fakultas Agama Islam Universitas Medan Area (FAI UMA) semakin menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang unggul, modern, dan adaptif, dengan komitmen untuk mempersiapkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, serta siap bersaing di tingkat global.
