Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
twitter
youtube
instagram
BPM
Call Support 081397167001
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • BERANDA
  • TENTANG
    • Profil BPMID
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan Organisasi
    • Program Kerja BPMID
  • BERITA KEGIATAN
  • PUSAT
    • PPMI
      • SPMI
      • AMI
    • PPMEI
  • LAYANAN DAN INFORMASI
    • ARSIP
      • ARSIP DIGITAL
        • ARSIP BPMID
        • Artikel
      • BEST PRACTICE
      • Laporan Hasil Survey
    • Aplikasi
      • SPMI UMA
      • OPAC
      • SWAMP-D
      • ACADEMIC ONLINE CAMPUS (AOC)
      • PERPUSTAKAAN UMA
      • REPOSITORI
    • HELP DESK
  • KERJASAMA

Makan Sehat Tapi Tetap Murah? Ini Rahasianya!

Posted on 25/03/202525/03/2025 by redha
0

Makan sehat sering kali diasosiasikan dengan biaya mahal—salad Rp50 ribu, oat impor, atau minyak zaitun premium. Akibatnya, banyak orang berpikir makan sehat itu “gaya hidup mewah” yang tidak cocok untuk dompet anak kos atau pekerja kantoran dengan gaji pas-pasan.

Padahal kenyataannya, makan sehat tidak harus mahal. Dengan sedikit strategi dan kebiasaan yang tepat, kamu bisa menjaga tubuh tetap bertenaga tanpa membuat isi dompet menipis.

Berikut beberapa rahasia makan sehat tapi tetap hemat, yang bisa kamu mulai hari ini juga!


1. Masak Sendiri Lebih Hemat dan Terkontrol

Memasak sendiri adalah cara paling ampuh untuk makan sehat sekaligus irit. Kamu bisa:

  • Menentukan bahan sendiri
  • Mengatur porsi garam, minyak, dan gula
  • Menghindari bahan pengawet atau perasa buatan

Masak sederhana saja—tumis sayur, sup bening, atau nasi goreng isi tahu tempe. Harga bahan baku satu porsi kadang hanya separuh dari harga makanan siap saji.

Kuncinya: masak besar lalu simpan untuk beberapa kali makan agar waktu dan gas tidak boros.


2. Pilih Sumber Protein Lokal dan Ramah Kantong

Siapa bilang makan sehat harus pakai salmon atau daging premium? Banyak sumber protein murah dan sehat di sekitar kita, seperti:

  • Telur
  • Tempe dan tahu
  • Ikan kembung, tongkol, atau lele
  • Kacang-kacangan (kacang tanah, kedelai, kacang hijau)

Protein nabati seperti tempe bahkan mengandung serat dan probiotik alami yang bagus untuk pencernaan—plus harganya ramah di kantong!


3. Belanja di Pasar Tradisional dan Belanja Musiman

Harga bahan makanan di pasar tradisional biasanya jauh lebih murah daripada supermarket. Selain itu, belanja bahan yang sedang musim juga bisa menghemat banyak.

Misalnya:

  • Bayam, kangkung, dan daun singkong saat musim hujan
  • Buah naga atau pepaya saat musim panen
  • Tomat dan cabai dari petani lokal

Sayuran lokal kaya gizi, lebih segar, dan tentunya lebih terjangkau.


4. Kurangi Makanan Olahan, Perbanyak Makanan Asli

Makanan instan memang praktis, tapi seringkali mengandung garam, gula, dan lemak tersembunyi. Gantilah dengan makanan yang lebih utuh dan alami, seperti:

  • Nasi, kentang, atau jagung sebagai sumber karbohidrat
  • Sayur rebus, kukus, atau tumis sebagai pelengkap
  • Buah segar sebagai camilan

Lebih sederhana, lebih sehat, dan bisa dibeli dengan harga murah di warung sekitar rumah.


5. Rencanakan Menu Mingguan dan Stop Belanja Berlebihan

Tanpa rencana, kita sering belanja berlebihan dan akhirnya makanan terbuang. Coba buat menu mingguan sederhana:

  • Senin: nasi + sayur bening + telur dadar
  • Selasa: tumis tempe + bayam + nasi merah
  • Rabu: sup ayam + wortel + kentang

Dengan menu mingguan, kamu tahu apa yang harus dibeli dan berapa banyak. Hasilnya? Lebih hemat dan minim pemborosan.


6. Manfaatkan Sisa Makanan Jadi Menu Baru

Sisa sayur semalam? Bisa dijadikan isian omelet. Nasi sisa? Jadikan nasi goreng sayur. Ayam suwir sisa? Bisa diolah jadi sandwich.

Dengan kreativitas sederhana, kamu bisa mengurangi limbah makanan dan menghemat uang tanpa kehilangan cita rasa.

Tags: artikel, uma, uma terbaik

INSTAGRAM

I9 Form

PETA LOKASI

Berita Terbaru
Rektor UMA Tetapkan Pejabat Sementara Wakil Rektor Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran
...
Prestasi Internasional, UMA Peringkat #1 PTS Sumatera Utara di QS Asia University Rankings 2026
...
Universitas Medan Area Selenggarakan Bimbingan Teknis Kenaikan Jabatan Akademik Dosen
...
Rektor UMA Sambut Audiensi BKSTI dalam Pembahasan Kongres BKSTI XI dan ICoIE 2026
...
Universitas Medan Area Perkuat Komitmen Pelindungan Hak Cipta melalui PKS Kekayaan Intelektual
...
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994
[email protected]

  • 710
  • 660
  • 4,978
  • 19,407
  • 625,273
  • 303,424
  • 193
© 2026 BPM - Universitas Medan Area | Inovatif, Profesional dan Berkepribadian