Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
twitter
youtube
instagram
BPM
Call Support 081397167001
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • BERANDA
  • TENTANG
    • Profil BPMID
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan Organisasi
    • Program Kerja BPMID
  • BERITA KEGIATAN
  • PUSAT
    • PPMI
      • SPMI
      • AMI
    • PPMEI
  • LAYANAN DAN INFORMASI
    • ARSIP
      • ARSIP DIGITAL
        • ARSIP BPMID
        • Artikel
      • BEST PRACTICE
      • Laporan Hasil Survey
    • Aplikasi
      • SPMI UMA
      • OPAC
      • SWAMP-D
      • ACADEMIC ONLINE CAMPUS (AOC)
      • PERPUSTAKAAN UMA
      • REPOSITORI
    • HELP DESK
  • KERJASAMA

Dampak Bahaya Kelebihan Air pada Tanaman Jambu Air

Posted on 27/05/202429/05/2024 by Super Admin
0

Jambu air (Syzygium aqueum) adalah buah tropis yang banyak digemari karena rasanya yang segar dan kandungan airnya yang tinggi. Tanaman ini umumnya tumbuh di daerah dengan iklim panas dan lembab. Meskipun jambu air memerlukan cukup air untuk pertumbuhan optimal, kelebihan air di dalam tanah dapat menimbulkan berbagai masalah bagi tanaman. Artikel ini membahas dampak negatif kelebihan air pada tanaman jambu air dan cara mengatasinya.

Dampak Kelebihan Air pada Tanaman Jambu Air

  1. Akar Membusuk (Root Rot)
    • Kelebihan air di dalam tanah menyebabkan kondisi anaerobik (kekurangan oksigen) yang menghambat respirasi akar. Akar yang kekurangan oksigen cenderung membusuk, yang dapat menghambat penyerapan nutrisi dan air oleh tanaman.
    • Gejala: Daun menguning, layu, dan akhirnya gugur. Akar menjadi lunak dan berwarna cokelat atau hitam.
  2. Penurunan Penyerapan Nutrisi
    • Kondisi tanah yang terlalu jenuh air menyebabkan penurunan ketersediaan nutrisi esensial bagi tanaman, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Hal ini disebabkan oleh pencucian nutrisi dan perubahan kimia tanah.
    • Gejala: Pertumbuhan tanaman terhambat, daun pucat, dan munculnya gejala defisiensi nutrisi seperti daun kuning dan pertumbuhan yang kerdil.
  3. Pertumbuhan Patogen Tanah
    • Lingkungan yang lembab dan basah sangat mendukung perkembangan patogen tanah seperti jamur Phytophthora dan Pythium, yang dapat menyebabkan penyakit busuk akar dan batang.
    • Gejala: Daun layu, tanaman mati mendadak, dan adanya lesi atau busuk pada batang dan akar.
  4. Penurunan Kualitas Buah
    • Kelebihan air dapat menyebabkan buah jambu air menjadi kurang manis dan lebih berair, yang mengurangi kualitas dan nilai jual buah.
    • Gejala: Buah lebih cepat rusak, memiliki rasa yang kurang enak, dan ukuran buah yang tidak optimal.

Cara Mengatasi Kelebihan Air pada Tanaman Jambu Air

  1. Pengelolaan Irigasi
    • Atur sistem irigasi agar memberikan air sesuai kebutuhan tanaman. Hindari penyiraman berlebihan dan pastikan drainase tanah baik.
    • Gunakan irigasi tetes atau sistem irigasi lainnya yang efisien untuk mengontrol jumlah air yang diberikan.
  2. Perbaikan Drainase Tanah
    • Pastikan tanah memiliki drainase yang baik untuk mencegah genangan air. Tanah berpasir atau penambahan bahan organik dapat meningkatkan drainase.
    • Buat saluran drainase di sekitar lahan untuk mengalirkan kelebihan air.
  3. Penggunaan Mulsa
    • Aplikasikan mulsa organik di sekitar tanaman untuk membantu menjaga kelembaban tanah tanpa menyebabkan kelebihan air. Mulsa juga membantu mengurangi evaporasi dan menjaga suhu tanah.
  4. Pemantauan Kelembaban Tanah
    • Gunakan alat pengukur kelembaban tanah untuk memantau kondisi kelembaban secara real-time. Hal ini membantu dalam menentukan waktu dan jumlah penyiraman yang tepat.
  5. Pemberantasan Patogen
    • Lakukan rotasi tanaman dan sanitasi lahan untuk mengurangi populasi patogen tanah. Gunakan fungisida yang sesuai jika diperlukan.

Kelebihan air di dalam tanah dapat menimbulkan berbagai dampak negatif pada tanaman jambu air, termasuk akar membusuk, penurunan penyerapan nutrisi, pertumbuhan patogen tanah, dan penurunan kualitas buah. Pengelolaan irigasi yang baik, perbaikan drainase tanah, penggunaan mulsa, dan pemantauan kelembaban tanah adalah beberapa langkah penting yang dapat diambil untuk mencegah dan mengatasi masalah kelebihan air pada tanaman jambu air. Dengan langkah-langkah ini, petani dapat memastikan tanaman jambu air tumbuh sehat dan menghasilkan buah berkualitas tinggi.

INSTAGRAM

I9 Form

PETA LOKASI

Berita Terbaru
Pelaksanaan Wisuda Periode I Tahun 2026
...
UMA Gelar Rapat Koordinasi Pengisian IKU PTS 2026 dan Pelaporan Dampak Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan
...
Delegasi Universiti Kuala Lumpur Kunjungi Laboratorium Teknik Elektro UMA, Perkuat Kerja Sama Internasional
...
Seleksi Magang Jepang Batch 4 dan 5 Resmi Digelar, UMA Siapkan Talenta Global dari Sumatera Utara
...
Rektor UMA Tetapkan Pejabat Sementara Wakil Rektor Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran
...
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994
[email protected]

  • 1,783
  • 1,017
  • 10,687
  • 29,022
  • 650,447
  • 321,289
  • 2,221
© 2026 BPM - Universitas Medan Area | Inovatif, Profesional dan Berkepribadian