Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
twitter
youtube
instagram
BPM
Call Support 081397167001
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • BERANDA
  • TENTANG
    • Profil BPMID
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan Organisasi
    • Program Kerja BPMID
  • BERITA KEGIATAN
  • PUSAT
    • PPMI
      • SPMI
      • AMI
    • PPMEI
  • LAYANAN DAN INFORMASI
    • ARSIP
      • ARSIP DIGITAL
        • ARSIP BPMID
        • Artikel
      • BEST PRACTICE
      • Laporan Hasil Survey
    • Aplikasi
      • SPMI UMA
      • OPAC
      • SWAMP-D
      • ACADEMIC ONLINE CAMPUS (AOC)
      • PERPUSTAKAAN UMA
      • REPOSITORI
    • HELP DESK
  • KERJASAMA

Pengaruh Pemupukan Organik terhadap Pertumbuhan Tanaman Padi di Lahan Berkeasaman Tinggi

Posted on 08/05/202508/05/2025 by redha
0

Pendahuluan

Pertanian merupakan sektor penting yang menjadi penopang kehidupan manusia, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia, yang mayoritas penduduknya bergantung pada sektor ini untuk pemenuhan pangan. Salah satu komoditas pertanian yang memiliki peranan vital adalah padi. Sebagai bahan pangan utama, padi membutuhkan perhatian khusus dalam teknik budidaya untuk menjaga kestabilan produksi. Namun, tantangan yang sering dihadapi oleh petani adalah kondisi lahan yang berkeasaman tinggi, yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman padi.

Lahan berkeasaman tinggi memiliki pH rendah, yang dapat mengurangi ketersediaan unsur hara bagi tanaman dan menghambat pertumbuhannya. Oleh karena itu, salah satu solusi yang dapat diimplementasikan untuk memperbaiki kondisi tanah dan meningkatkan hasil pertanian adalah pemupukan organik. Pemupukan organik, yang mengandalkan bahan-bahan alami seperti kompos, pupuk hijau, dan pupuk kandang, dipercaya dapat memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah, serta meningkatkan kapasitas penyerapan air dan hara oleh tanaman.

Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan organik terhadap pertumbuhan tanaman padi di lahan berkeasaman tinggi. Dengan memahami dampak pemupukan organik, diharapkan dapat memberikan solusi untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi di daerah dengan kondisi tanah yang kurang optimal.

Metode Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian yang memiliki pH tanah rendah (keasaman tinggi), dengan menggunakan varietas padi yang umum dibudidayakan di wilayah tersebut. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan pemupukan organik yang terdiri dari beberapa variasi dosis pupuk organik, yaitu:

  • Kontrol (tanpa pemupukan)
  • Pupuk kandang (10 ton/ha)
  • Kompos (5 ton/ha)
  • Campuran pupuk organik (pupuk kandang dan kompos dengan perbandingan tertentu)

Masing-masing perlakuan diuji dalam tiga ulangan untuk memastikan hasil yang lebih akurat. Parameter yang diamati meliputi:

  1. Tinggi tanaman
  2. Jumlah daun
  3. Jumlah anakan
  4. Panjang akar
  5. Produksi beras (hasil panen)

Hasil dan Pembahasan

Pengaruh Pemupukan Organik terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Padi

Berdasarkan pengamatan, tanaman padi yang diberi perlakuan pemupukan organik menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan kontrol. Pemupukan dengan pupuk kandang dan kompos meningkatkan tinggi tanaman secara signifikan. Pada perlakuan pemupukan campuran pupuk kandang dan kompos, tanaman padi menunjukkan pertumbuhan yang optimal, dengan tinggi tanaman mencapai 120 cm, sedangkan pada kontrol hanya 100 cm. Hal ini menunjukkan bahwa pemupukan organik dapat memperbaiki kondisi tanah dan menyediakan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman padi untuk tumbuh dengan baik.

Pengaruh Pemupukan Organik terhadap Perkembangan Akar dan Anakan

Pada perkembangan akar, tanaman padi yang diberi pemupukan organik memiliki panjang akar yang lebih baik. Tanaman padi dengan pemupukan organik menunjukkan panjang akar sekitar 40 cm, sedangkan pada kontrol hanya sekitar 30 cm. Hal ini mengindikasikan bahwa pemupukan organik memperbaiki struktur tanah, sehingga tanaman padi dapat berkembang dengan akar yang lebih kuat dan dalam, yang pada gilirannya meningkatkan kapasitas tanaman untuk menyerap air dan hara.

Selain itu, jumlah anakan yang dihasilkan oleh tanaman padi yang diberi pupuk organik lebih banyak dibandingkan dengan kontrol. Perlakuan campuran pupuk kandang dan kompos menghasilkan jumlah anakan sebanyak 8, sedangkan pada kontrol hanya 6 anakan. Penambahan anakan ini berpengaruh positif terhadap produksi padi, karena semakin banyak anakan yang terbentuk, semakin banyak pula jumlah malai yang dihasilkan.

Pengaruh Pemupukan Organik terhadap Produksi Beras

Pada aspek produksi beras, tanaman padi yang diberi perlakuan pemupukan organik menghasilkan hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol. Perlakuan dengan campuran pupuk organik menghasilkan 6,5 ton/ha, sedangkan kontrol hanya menghasilkan 4 ton/ha. Peningkatan hasil panen ini menunjukkan bahwa pemupukan organik tidak hanya meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman padi, tetapi juga berpengaruh terhadap peningkatan hasil yang diperoleh pada saat panen.

Tags: artikel, uma, uma terbaik

INSTAGRAM

I9 Form

PETA LOKASI

Berita Terbaru
Pelaksanaan Wisuda Periode I Tahun 2026
...
UMA Gelar Rapat Koordinasi Pengisian IKU PTS 2026 dan Pelaporan Dampak Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan
...
Delegasi Universiti Kuala Lumpur Kunjungi Laboratorium Teknik Elektro UMA, Perkuat Kerja Sama Internasional
...
Seleksi Magang Jepang Batch 4 dan 5 Resmi Digelar, UMA Siapkan Talenta Global dari Sumatera Utara
...
Rektor UMA Tetapkan Pejabat Sementara Wakil Rektor Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran
...
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994
[email protected]

  • 403
  • 387
  • 9,537
  • 36,805
  • 664,966
  • 331,450
  • 227
© 2026 BPM - Universitas Medan Area | Inovatif, Profesional dan Berkepribadian