Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
twitter
youtube
instagram
BPM
Call Support 081397167001
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • BERANDA
  • TENTANG
    • Profil BPMID
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan Organisasi
    • Program Kerja BPMID
  • BERITA KEGIATAN
  • PUSAT
    • PPMI
      • SPMI
      • AMI
    • PPMEI
  • LAYANAN DAN INFORMASI
    • ARSIP
      • ARSIP DIGITAL
        • ARSIP BPMID
        • Artikel
      • BEST PRACTICE
      • Laporan Hasil Survey
    • Aplikasi
      • SPMI UMA
      • OPAC
      • SWAMP-D
      • ACADEMIC ONLINE CAMPUS (AOC)
      • PERPUSTAKAAN UMA
      • REPOSITORI
    • HELP DESK
  • KERJASAMA

Pengaruh Zat Mangan Pada Air Mineral

Posted on 17/04/202418/04/2024 by Super Admin
0

Mangan adalah mineral alami yang sering ditemukan di air tanah dan air permukaan. Meskipun mangan adalah nutrisi penting untuk tubuh manusia dalam jumlah yang kecil, kandungan mangan yang berlebihan pada air minum dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan dan gangguan pada peralatan rumah tangga. Berikut adalah beberapa bahaya mangan pada air minum:

  1. Rasa dan Bau yang Tidak Menyenangkan: Air yang mengandung mangan dalam jumlah tinggi dapat memiliki rasa logam yang tidak menyenangkan dan menyebabkan bau yang aneh. Hal ini dapat mengurangi kualitas dan kenikmatan air minum.
  2. Noda dan Perubahan Warna: Mangan dalam air dapat menyebabkan noda coklat atau hitam pada pakaian, perabotan, dan permukaan lainnya yang terkena air tersebut. Ini dapat merusak penampilan dan sulit dihilangkan.
  3. Efek Kesehatan: Konsumsi mangan berlebihan dalam jangka panjang dapat mempengaruhi sistem saraf dan menyebabkan masalah kesehatan seperti gangguan kognitif dan neurologis. Beberapa penelitian juga menunjukkan potensi dampak negatif pada pertumbuhan anak.
  4. Kerusakan pada Peralatan Rumah Tangga: Kandungan mangan yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada pipa dan peralatan rumah tangga, seperti pemanas air dan mesin cuci, karena penumpukan endapan mangan.
  5. Pembentukan Lendir dan Lapisan Biofilm: Mangan yang berlebihan dapat mendukung pertumbuhan bakteri tertentu yang membentuk lendir dan lapisan biofilm pada pipa dan peralatan air lainnya. Ini dapat mempengaruhi kualitas air dan menyebabkan gangguan pada sistem distribusi air.

Untuk mengatasi masalah ini, sistem filtrasi dan pengolahan air, seperti filtrasi oksidasi dan filtrasi karbon aktif, dapat digunakan untuk mengurangi kadar mangan dalam air minum. Memastikan kualitas air minum yang baik dan memantau kadar mangan secara berkala dapat membantu menjaga kesehatan dan kualitas hidup.

INSTAGRAM

I9 Form

PETA LOKASI

Berita Terbaru
UMA Gelar Rapat Koordinasi Pengisian IKU PTS 2026 dan Pelaporan Dampak Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan
...
Delegasi Universiti Kuala Lumpur Kunjungi Laboratorium Teknik Elektro UMA, Perkuat Kerja Sama Internasional
...
Seleksi Magang Jepang Batch 4 dan 5 Resmi Digelar, UMA Siapkan Talenta Global dari Sumatera Utara
...
Rektor UMA Tetapkan Pejabat Sementara Wakil Rektor Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran
...
Prestasi Internasional, UMA Peringkat #1 PTS Sumatera Utara di QS Asia University Rankings 2026
...
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994
[email protected]

  • 377
  • 336
  • 3,621
  • 18,994
  • 633,206
  • 310,518
  • 3,244
© 2026 BPM - Universitas Medan Area | Inovatif, Profesional dan Berkepribadian