Universitas Medan Area (UMA) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelindungan kekayaan intelektual (KI) di lingkungan akademik melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Diseminasi Kekayaan Intelektual bertajuk “Membangun Ekosistem Inovasi di Lingkungan Perguruan Tinggi”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara dan berlangsung di Hotel Travellers Suite Medan.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas Medan Area diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis, dan Kemitraan, Ahmad Rafiki, yang turut hadir bersama perwakilan instansi dan perguruan tinggi lainnya. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarlembaga melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di bidang kekayaan intelektual.

Dorongan Penguatan Ekosistem Inovasi Kampus
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara, Ignatius Mangantar Tua Silalahi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai pusat lahirnya inovasi melalui aktivitas riset yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa.
Menurutnya, masih banyak hasil karya akademik yang belum mendapatkan perlindungan hukum yang memadai. “Kekayaan intelektual bukan hanya instrumen perlindungan hukum, tetapi juga memiliki nilai strategis sebagai penggerak ekonomi. Tanpa perlindungan yang tepat, karya-karya unggul dari perguruan tinggi berpotensi disalahgunakan,” ujarnya.
Komitmen UMA dalam Hilirisasi dan Perlindungan Riset
Partisipasi aktif Universitas Medan Area dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendorong hilirisasi hasil riset sekaligus memastikan setiap inovasi yang dihasilkan oleh civitas akademika memperoleh perlindungan hukum secara optimal. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, UMA terus memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kehadiran UMA dalam forum ini juga mencerminkan komitmen institusi dalam membangun budaya sadar kekayaan intelektual di lingkungan kampus. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam mengelola, melindungi, serta memanfaatkan karya intelektual secara profesional dan berkelanjutan.

Sinergi Menuju Kampus Inovatif dan Berdaya Saing Global
Dengan keterlibatan 33 instansi dan perguruan tinggi dalam kerja sama ini, diharapkan dapat terbangun ekosistem inovasi yang kuat dan berkelanjutan di Sumatera Utara. Universitas Medan Area, sebagai salah satu perguruan tinggi yang berpartisipasi aktif, terus mempertegas posisinya sebagai kampus yang adaptif, inovatif, dan berorientasi global.
Ke depan, UMA berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas riset dan inovasi, sekaligus memperluas jejaring kerja sama strategis dalam rangka mendukung pelindungan serta pemanfaatan kekayaan intelektual secara optimal.
