Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
twitter
youtube
instagram
BPM
Call Support 081397167001
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • BERANDA
  • TENTANG
    • Profil BPMID
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan Organisasi
    • Program Kerja BPMID
  • BERITA KEGIATAN
  • PUSAT
    • PPMI
      • SPMI
      • AMI
    • PPMEI
  • LAYANAN DAN INFORMASI
    • ARSIP
      • ARSIP DIGITAL
        • ARSIP BPMID
        • Artikel
      • BEST PRACTICE
      • Laporan Hasil Survey
    • Aplikasi
      • SPMI UMA
      • OPAC
      • SWAMP-D
      • ACADEMIC ONLINE CAMPUS (AOC)
      • PERPUSTAKAAN UMA
      • REPOSITORI
    • HELP DESK
  • KERJASAMA

Over Charge Pada LiFePO4

Posted on 26/04/202426/04/2024 by Super Admin
0

Baterai LiFePO4 (lithium iron phosphate) memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan baterai jenis lainnya, termasuk keamanan yang lebih baik dan siklus hidup yang lebih panjang. Namun, baterai LiFePO4 juga dapat mengalami kerusakan jika di-overcharge (diisi melebihi batas kapasitas). Berikut adalah beberapa dampak negatif yang bisa terjadi akibat overcharging baterai LiFePO4:

  1. Peningkatan Suhu: Overcharging baterai LiFePO4 dapat menyebabkan peningkatan suhu internal, yang bisa merusak struktur kimia baterai. Jika suhu terus meningkat, dapat berpotensi menyebabkan kebakaran.
  2. Kerusakan Elektrolit: Suhu tinggi yang disebabkan oleh overcharging dapat merusak elektrolit di dalam baterai. Ini dapat mengurangi kinerja baterai dan memperpendek masa pakainya.
  3. Kehilangan Kapasitas: Overcharging dapat merusak struktur internal sel baterai, mengakibatkan hilangnya kapasitas baterai. Hal ini akan menyebabkan baterai tidak mampu menyimpan energi sebanyak yang seharusnya.
  4. Degradasi Sel: Overcharging dapat mempercepat degradasi sel baterai, termasuk pengurangan efisiensi dan kapasitas daya baterai.
  5. Kebocoran Gas: Pada kondisi yang ekstrim, overcharging bisa menyebabkan reaksi kimia yang tidak diinginkan dalam baterai, menghasilkan kebocoran gas yang berpotensi berbahaya.
  6. Pengembangan Fisik: Overcharging dapat menyebabkan baterai mengembang, yang dapat merusak perangkat yang menggunakan baterai tersebut.

Untuk mencegah overcharging, baterai LiFePO4 sebaiknya diisi menggunakan charger yang sesuai dengan spesifikasi baterai dan memiliki fitur perlindungan overcharge. Selain itu, penting juga untuk memantau proses pengisian daya untuk memastikan baterai tidak diisi melebihi kapasitas maksimumnya.

INSTAGRAM

I9 Form

PETA LOKASI

Berita Terbaru
Rektor UMA Tetapkan Pejabat Sementara Wakil Rektor Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran
...
Prestasi Internasional, UMA Peringkat #1 PTS Sumatera Utara di QS Asia University Rankings 2026
...
Universitas Medan Area Selenggarakan Bimbingan Teknis Kenaikan Jabatan Akademik Dosen
...
Rektor UMA Sambut Audiensi BKSTI dalam Pembahasan Kongres BKSTI XI dan ICoIE 2026
...
Universitas Medan Area Perkuat Komitmen Pelindungan Hak Cipta melalui PKS Kekayaan Intelektual
...
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994
[email protected]

  • 282
  • 265
  • 4,550
  • 18,979
  • 624,845
  • 303,029
  • 388
© 2026 BPM - Universitas Medan Area | Inovatif, Profesional dan Berkepribadian